Friday, July 7, 2017

PENELITI RUSIA MENYELAM ke LAUTAN dan TEMUKAN FAKTA MENAKJUBKAN INI, TERNYATA ADA DI AL-QUR'AN

I-NFORMASITERKINI - Banyak sekali keajaiban - keajaiban yang telah ditunjukan oleh Allah SWT kepada kita. Sepeti halnya, api di dalam laut. Namun, apakah benar ada api di dalam laut?


i-nformasi terkini - Api di dalam lautan dalam
I-nformasi terkini - Api di dalam lautan dalam

Api jika kita siram dengan air pasti akan mati.

Tapi, mengapa api di dalam laut yang sejatinya terdapat dia air yang amat sangat banyak, tidak bisa memadamkan api tersebut?

Allah SWT berfirman yang artinya "Demi lautan yang didalamnya ada api" (QS.Ath-Thur [52] ayat 6).

Ketika ayat ini diturunkan, bangsa Arab tidak mampu menangkap dan memahami isyarat Allah SWT demi lautan yang didalamnya ada api.

Karena bangsa Arab kala itu hanya mengenal makna "sajara" sebagai menyalakan tungku pembakaran sehingga membuatnya panas atau mendidih.

Ayat Al-Qur'an ini menjelaskan struktur bumi itu sendiri.

Ini terbukti dengan teori pemisahan lantai laut (seafloor spreading) yang menyebabkan magma di bawah kerak bumi keluar dengan tekanan yang kuat ke permukaan di bawah laut.

Pada pertengahan tahun 1990 - an, dua ahli geologi berkebangsaan Rusia, Anatol Sbagovich dan Yuri Bagdanov bersama rekannya ilmuwan Amerika Serikat, Rona Clint pernah meneliti tentang kerak bumi dan patahannya di dasar laut.

Para ilmuwan tersebut, menyelam kedasar laut sedalam 1.750 kilometer di lepas pantai Miami. Sbagovich bersama kedua rekannya menggunakan kapal selam canggih yang kemudian beristirahat di batu karang dasar laut tersebut.

Di dasar laut tersebut lah mereka dikejutkan dengan fenomena aliran air yang sangat panas mengalir ke arah retakan batu. Kemudian aliran air itu disertai dengan semburan lava cair panas menyembur layaknya api di daratan dan disertai debu vulkanik layaknya asap kebakaran di daratan.

Tidak tanggung - tanggung panasnya suhu api vulkanis di dalam air tersebut ternyata mencapai 231 derajat Celcius.

Bagaimana menurut kalian?

No comments:

Post a Comment